Mantap

Mantap atau Muamalah-Nuswantara Transition Plan adalah sebuah inisiatif terbuka untuk merekonstruksi “tlatah” Nuswantara sebagai peradaban adiluhung dan teladan bagi umat manusia. Istilah Nuswantara lebih menekankan pada kondisi geostrategis dan bukan etnisitas ataupun kebangsaan tertentu. Dan istilah “project” lebih menekankan pada proses gagasan menjadi aksi. Sesungguhnya istilah yang tepat adalah “proposal” karena dia baru diajukan kepada khalayak untuk dicermati. Namun MANTAP digunakan agar tanpa menunggu “approval” dapat diwujudkan ke dalam aksi nyata.

Aksi nyata dari MANTAP adalah sebuah “sekolah” yang digagas sebagai sekolah kehidupan sekaligus open school untuk deliberasi dan diskusi. Karena pendidikanlah transformasi pertama yang niscaya dilakukan, bahkan pun aksi diletakkan sebagai karya sekolahan. Sebutlah kampus itu Muamalah College atau Lumbung Belajar.

MANTAP adalah proyek “think-tank-and-act” atau “think-and-do” yang mendasarkan diri pada riset-riset aksi dan pembelajaran komunitas tindakan yang mencoba memberikan alternatif bagi pengembangan diri dan komunitas masa depan dan peradaban Nuswantara.

Dalam pengembangan MANTAP sebagai institusi pembelajaran ada beberapa pernyataan sebagai Resolusi Aksi yang akan diimplementasikan secara individual maupun kelompok. Berikut ini adalah “proposal” Resolusi yang dimaksud:

  1. Mengkonsumsi dari apa yang ditanam sendiri
  2. Me

Prinsip Etik Peradaban

  1. Keadilan (العدالة)
  2. Kesejahteraan bersama (المصلحة العامة)
  3. Partisipasi dan Keteladanan (القدوة والمشاركة)
  4. Gotong royong (التعاون المتبادل)
  5. Ketulusan (ikhlas)
  6. Akhlaq dan Adab (الأخلاق والآداب) termasuk transparansi dan kejujuran
  7. Syukur
  8. Kemandirian (الحكم الذاتي)
  9. Sabar

Menegakkan Pilar-pilar Peradaban [ سبعة أعمدة الحضارة والثقافة ]

Dan peradaban akan maujud tegak dengan pilar tujuh Pilar Peradaban yaitu:

التنمية الشخصية والتعليم

Pilar pendidikan diletakkan pada proses pengembangan karakter/diri dan pendidikan berkelanjutan, mencerdaskan, membebaskan dan inklusif. Sebagai sarana kultivasi manusia menjadi manusia yang utuh dan paripurna (insan kamil).

العلم والحكمة

Ilmu (sains-teknologi) dan hikmah dengan paradigma intelektual yang terbuka, riset-riset berlandaskan etika. Keilmiahan tidak didasarkan pada kenyataan empiris semata, tetapi juga mengakui pengalaman hirarkis Ilmu Hudhuri, dan mendasarkan pada hikmah (kearifan) yang membebaskan manusia dan mendekatkan manusia kepada ma’rifatkepada Allah SWT.

معاملات

Yaitu pranata sosial ekonomi yang berkeadilan dan berkesejahteraan, dengan menggunakan prinsip-prinsip toleran, saling kerjasama, gotong royong, anta-rodhin (saling menerima dengan tulus ikhlas dan ridho). Bekerjanya pasar sebagai sarana bersilaturahmi dan berinteraksi, bekerjanya Baitul Maal sebagai lumbung kesejahteraan umat manusia dan semesta.

الإمامة و الشورى

Yaitu pranata kepemimpinan (politik) yang mengayomi dan bijaksana serta praktek musyawarah untuk mufakat, pada masalah-masalah keumatan dan sosial untuk menjamin partisipasi semua pihak dalam kebersamaan dan penentuan kebijakan bersama dalam norma kepemimpinan yang arif.

الأخلاق العامة والاخلاص

Yaitu kohesi sosial dan pranata sosial kemasyarakatan yang guyub rukun dan penuh gotong royong. Kesadaran akan kesetaraan sekaligus keanekaragaman mendorong etika sosial dijunjung tinggi untuk kepentingan umum. Mendahulukan maslahat umum dan ketulusan bertindak (voluntaris) akan mendorong kohesi sosial yang lekat dan bertenaga dalam bekerja sama dan membangun tatanan bersama.

الطاقة والاستقلال

Tata kelola energi yang berkelimpahan serta kemandirian lokal. Disadari bahwa sumber daya energi di dunia ini berkelimpahan dan mampu mencukupi segala hidupan dan yang ada di alam semesta. Energi terbarukan adalah alternatif yang terus menerus dikembangkan dan dikelola bersama secara partisipatif.

الشكر- الصبروالنبوة

Yaitu pemanfaatan yang bijaksana sumberdaya yang ada sebagai rizki yang harus didayaguna untuk kepentingan masyarakat. Prinsip ini didasarkan pada prinsip-prinsip, tulus, sumeleh-sumenep, ikhlas, bersih, istiqbal, penerimaan total, istislam, sabar, konsisten, mudawamah, terus menerus dan berkelanjutan (sustainability), syukur (pemanfaatan optimal tanpa eksploitasi yang berlebihan), dst.

Satu pemikiran pada “Mantap

  1. 18. CARA UNTUK KEJAYAAN ISLAM
    1. ـ أمم متحدة للأقطار الإسلامية.
    2. ـ سوق إسلامية مشتركة.
    3. ـ إنشاء عملة إسلامية واحدة (الدينار الإسلامي).
    4. ـ إنشاء قوة عسكرية تدافع عن العالم الإسلامي.
    5. ـ إنشاء مؤسسات ثقافية تبني الوحدة الثقافية والفكرية على أساس المبادئ الإسلامية.
    6. ـ ضرورة عودة المؤسسات المهمة التي تكرس العقيدة الإسلامية.
    7. ـ العمل على إرجاع الناس إلى الفطرة التي فطر الله الناس عليها.
    8. ـ الحكم وسيلة لمرضاة الله وخدمة للأمة.
    9. ـ إصلاح التعليم ليكون أداة موجهة إلى الأخلاق الفاضلة.
    10. ـ افتتاح المصانع في الأناضول واستيعاب الشباب للعمل فيها بدلاً من هجرتهم للعمل في أوروبا مما يفقدهم دينهم وأخلاقهم.
    11. ـ إصلاح جهاز الإعلام ليخدم مصالح الأمة وينمي ثقافتها.
    12. ـ لابد من قيام التصنيع الثقيل وكذلك التصنيع الحربي.
    13. ـ فتح عدد كبير من المدارس للأئمة والخطباء.
    14. ـ تدريس مادة الأخلاق (*) في المدارس واعتبارها مادة إجبارية.
    15. ـ السماح للأتراك بالسفر برًّا إلى الحج.
    16. ـ العفو السياسي والذي يشمل الإسلاميين.
    17. ـ الدعوة إلى إلغاء الربا بكل أشكاله.
    18. ـ الدعوة إلى عودة الكتابة بالحروف العربية وإقصاء الكتابة بالحرف اللاتيني.
    ـ بناء المساجد في المدن والقرى وتشكيل إدارة قوية للأوقاف الإسلامية
    (Copas dari Kajian Studi Islam)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s