Is Gold Overvalued?

Banyak investor enggan untuk berinvestasi di emas, salah satu alasannya adalah karena emas kebanyakan atau terutama digunakan untuk kebutuhan industrial dan oleh karena itu sulit untuk mempredikai angka suplai vs permintaan. Dengan kata lain, sulit untuk menganalisis jika emas mahal atau murah. Hal ini sebagian benar.

Pada artikel ini, saya akan mencoba untuk melihat apakah emas terlalu mahal saat ini dengan membandingkan harga emas dengan harga berbagai komoditas, dan relatif terhadap pasar emas terakhir di tahun 1970-an.

Pertama, perhatikan grafik long-term emas di bawah  ini disesuaikan dengan inflasi. Meskipun, emas sudah melampaui puncaknya secara nominal di 1980, tetapi belum melampaui puncak yang disesuaikan dengan inflasi pada tahun yang sama 1980. Agar emas mencapai puncak 1980 itu, emas harus naik lagi sekitar $ 1000.


Cara lainnya yang baik untuk menilai apakah emas terlalu mahal adalah dengan membandingkan harga emas pada Dow Jones Industrials. Ketika emas mencapai puncaknya pada tahun 1980, satu share dari Dow Jones akan membeli setidaknya satu ons emas. Saat itu, salah satu share dari Dow Jones membeli sedikitnya kurang dari 10 ons.


Sedangkan grafik di bawah ini adalah rasio Emas / Minyak Mentah dari sebelum 1969. Ketika emas mencapai puncaknya pada tahun 1980, satu ons emas bisa untuk membeli 27 barel minyak. Selain itu, dapat dicatat dari lonjakan rasio, emas agak terlalu tinggi dibandingkan dengan minyak ketika 1 ons emas membeli 26 barel minyak. Saat ini, satu ons emas membeli 15 barel minyak. Jadi, ada cukup ruang untuk emas ketika harga minyak mentah meningkat.

Grafik di bawah ini adalah rasio Emas / Tembaga. Tampak sangat mirip ceritanya dengan minyak mentah. Emas, ketika dibandingkan dengan harga tembaga, tampak masih agak murah.

Terakhir, grafik rasio Emas / Perak. Pada puncak harga di tahun 1980, satu ons emas dapat membeli 14,82 ons perak. Saat ini, satu ons emas membeli sekitar 45 ons perak.


Kesimpulan

Dengan kondisi harga emas saat ini, Nilai emas tidak bisa dikatakan overvalued atau kemahalan, meskipun hal ini tidak sepenuhnya akurat. Emas memang dinilai terlalu tinggi terhadap harga perak, atau lebih tepatnya perak dihargai terlalu rendah (undervalued). Oleh karena itu, berdasarkan hal itu, beralih dari emas ke perak adalah ide yang cemerlang.

By Erez Davidi, FEBRUARY 15, 2011

http://laissezfairecafe.com/?p=1036

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s