Geopolitik dan Kepemilikan Emas

Ditulis Michel Chossudovsky

Sistem mata uang, baik Dolar Amerika maupun Euro, sekarang menghadapi krisis. Pada masa menurunnya mata uang, di mana nilai uang (dalam kertas dan/atau bentuk elektronis) sedang menghadapi kejatuhan, maka kendali strategis atas simpanan/cadangan emas dan produksi emas adalah sangat penting (paramount importance).

Isunya tidak hanya pada siapa yang mengendalikan cadangan (stock) yang tersimpan di Bank Sentral (central bank gold reserves), tetapi siapakah, atau tepatnya negara manakah, yang memiliki kendali produksi emas tambang.

Manakala AS secara resmi memiliki cadangan emas terbesar di dunia, tetapi China akan menjadi produsen emas tambang terbesar di dunia.

Pemain utama, dengan memperhatikan tambang emas, adalah China, Australia, Russia, Africa Selatan, kemudian AS dan Canada.

Perusahaan Anglo-Amerika sangat berkeinginan dan berupaya mengontrol penambangan emas. Perusahaan tambang emas terbesar di dunia adalah Barrick Gold (Canada), GoldCorp Inc. (Canada), Newmont Mining, (USA). Lihat catatan di FB ini:  World’s Largest Gold Company.

Di bawah ini adalah Bank Sentral yang memiliki cadangan emas dan perkiraan produksi tambang emas dari perusahaan-perusahaan tambang utama yang memproduksi emas.

Angka-angka kepemilikan emas berkaitan dengan emas yang dimiliki Bank Sentral. Angka-angka tersebut tidak termasuk kepemilikan emas swasta maupun individual termasuk institusi perbankan swasta atau lembaga keuangan lainnya yang memiliki emas.

Angka dari Bank Sentral Negara tidak dapat diverifikasi, dan tidak bisa pula total angka dari transaksi derivatif dari emas yang digulirkan di pasar finansial. Tidak ada data akurat mengenai kepemilikan emas swasta, yang berkembang di berbagai negara.

Dengan memperhatikan kepemilikan emas resmi pemerintah AS di Fort Knox, tidak ada satu pun audit independen yang dilakukan untuk mengetahui kepemilikan pemerintah akan emas. Menurut anggota parlemen AS, Rep. Ron Paul:

“Our Federal Reserve admits to nothing, and they should prove all the gold is there. There is a reason to be suspicious, and even if you are not suspicious, why wouldn’t you have an audit?” (Ron Paul calls for audit of US Gold Reserves, diambil dari The New American, 30 Agustus 2010).

“The last and only time that an audit was performed on the gold held in Fort Knox was issued within hours of President Dwight Eisenhower’s inauguration on January 20, 1953.” (New American, op.cit. sebagai tambahan)

Kepemilikan emas fisik merupakan variabel geopolitik yang krusial di tengah konfrontasi antara beberapa kekuatan ekonomi. Dan hal ini (kepemilikan emas fisik) adalah pusat pemahaman kita mengenai krisis utang.

Baik Russia dan China memiliki peningkatan cadangan emas secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini. Uang Dolar AS dalam jumlah sangat besar yang merupakan instrumen denominasi utang telah diubah menjadi emas.

Angka resmi untuk China didasarkan pada data yang dikeluarkan oleh People’s Bank of China. Ada alasan untuk mempercayai bahwa hanya pembelian resmi oleh pemerintah saja yang dipublikasikan, untuk mengandaikan bahwa Bank Sentral Cina, People’s Bank of China, menyimpan lebih banyak emas daripada yang dilaporkan dalam statistik resmi. Namun sebaliknya, ada alasan untuk mempercayai bahwa kepemilikan emas oleh pemerintah AS di Fort Knox mungkin jauh di bawah angka data resmi yang dilaporkan.

“China is on a gold buying spree these days. The Chinese central bank-the People’s Bank of China-is taking a series of steps to increase its gold reserves to ensure that the precious yellow metal replaces forex reserves held in the US dollar. In the last few months, there have been talks of China following India in buying gold reserves from the International Monetary Fund (IMF). So when IMF announced that it would be selling its remaining 191 tonnes of gold in the open market, several bullion analysts predicted that China would somehow jump into the fray and buy IMF gold. Both China and India are competing in the global bullion markets to be the largest consumers and importers of gold.” (See ibtimes.com).

Baik China maupun Russia adalah produsen utama emas. Dari sudut pandang geopolitik, China adalah produsen emas fisik terbesar di dunia.

Menurut angka/data tahun 2009 di atas, China adalah produsen emas terbesar dengan produksi 313.98 metrik tons,  jadi sekitar 11,8 % dari total produksi emas dunia.

  1. China: 313.98 mt

  2. Australia: 227.00 mt

  3. Amerika Serikat: 216.00 mt

  4. Afrika Selatan: 204.92 mt

  5. Russia: 205.00 mt

  6. Peru: 180mt (estimasi)

  7. Indonesia: 90.00 mt

  8. Canada: 95.00 mt (estimasi)

  9. Ghana 90.20 mt

  10. Uzbekistan 80 mt (estimasi)

  11. Lain-lain: 854mt

TOTAL: 2572mt
http://www.goldsheetlinks.com/production.htm

Negara Tonase
1. Amerika Serikat 8,133.5
2. Jerman 3,401.8
3. IMF 2,827.2
4. Italia 2,451.8
5. Perancis 2,435.4
6. China 1,054.1
7. Swiss 1,040.1
8. Russia 784.1
9. Jepang 765.2
10. Belanda 612.5
11. India 557.7
12. ECB (Bank Sentral Uni Eropa) 501.4
13. Taiwan 423.6
14. Portugal 382.5
15. Venezuela 365.8
16. Saudi Arabia 322.9
17. Inggris Raya 310.3
18. Lebanon 286.8
19. Spanyol 281.6
20. Austria 280.0
21. Belgia 227.5
22. Algeria 173.6
23. Filipina 156.5
24. Libya 143.8
25. Singapura 127.4
26. Swedia 125.7
27. Afrika Selatan 124.9
28. BIS 120.0
29. Turki 116.1
30. Yunani 111.7
31. Rumania 103.7
32. Polandia 102.9
33. Thailand 99.5
34. Australia 79.9
35. Kuwait 79.0
36. Egypt 75.6
37. Indonesia 73.1
38. Kazakhstan 67.3
39. Denmark 66.5
40. Pakistan 64.4
41. Argentina 54.7
42. Finlandia 49.1
43. Bulgaria 39.9
44. WAEMU 36.5
45. Malaysia 36.4
46. Belarus 35.3
47. Peru 34.7
48. Brazil 33.6
49. Slovakia 31.8
50. Bolivia 28.3
51. Ukraina 27.5
52. Ecuador 26.3
53. Syria 25.8
54. Maroko 22.0
55. Sri Lanka 17.5
56. Korea 14.4
57. Cyprus 13.9
Negara Tonase
 58. Bangladesh 13.5
59. Serbia 13.1
60. Netherlands Antilles 13.1
61. Jordan 12.8
62. Republik Czech 12.7
63. Kamboja 12.4
64. Qatar 12.4
65. Laos 8.8
66. Latvia 7.7
67. Meksiko 7.3
68. El Salvador 7.3
69. CEMAC 7.1
70. Guatemala 6.9
71. Colombia 6.9
72. Masedonia 6.8
73. Tunisia 6.8
74. Irlandia 6.0
75. Lithuania 5.8
76. Bahrain 4.7
77. Mauritia 3.9
78. Kanada 3.4
79. Tajikistan 3.3
80. Slovenia 3.2
81. Aruba 3.1
82. Hungaria 3.1
83. Republik Kyrgyz 2.6
84. Mozambik 2.3
85. Luxemburg 2.2
86. Hong Kong 2.1
87. Suriname 2.0
88. Iceland 2.0
89. Papua Nugini 2.0
90. Trinidad dan Tobago 1.9
91. Albania 1.6
92. Yaman 1.6
93. Kamerun 0.9
94. Mongolia 0.9
95. Honduras 0.7
96. Paraguay 0.7
97. Republik Dominika 0.6
98. Gabon 0.4
99. Malawi 0.4
100. Republik Afrika Tengah 0.3
101. Chad 0.3
102. Congo 0.3
103. Uruguay 0.3
104. Fiji 0.2
105. Estonia 0.2
106. Chile 0.2
107. Malta 0.1
108. Costa Rica 0.1
109. Haiti 0.0
110. Burundi 0.0
111. Oman 0.0
112. Kepulauan Comoro 0.0
113. Kenya 0.0
* Tonase di atas mengacu pada metrik-ton yaitu setara 1,000 kg.
Sumber: www.thegoldstandardnow.org (file PDF bisa dilihat di sini atau di sini)
Statistik diambil dari: "World Official Gold Holdings." World Gold Council.
World Gold Council, Jan 2011. Web. 1 Feb 2011.

Sumber tulisan dari sini

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s