Ilang Sirna Kertaning Bhumi

Pada tahun 1478 (1400 caka), Sunan Ngampel, Kadi Majapahit dan Pimpinan/rektor Universitas Ngampel Denta wafat dalam usia 77 tahun. Pada saat itu, beberapa ulama menyaksikan adanya gelagat yang kurang baik. Kerajaan Muslim Andalusia, Dinasti Wangsa Umawi (lebih tepatnya Bani Hakam dan keturunan Marwan) berangsur-angsur menyerahkan diri dan tunduk pada pemerintahan Spanyol dan Portugis.

Gelagat ini dipandang para ulama Nusantara sebagai pertanda datangnya sebuah era dan keruntuhan peradaban muslim, sebuah babak baru dari jaman. Dengan demikian akan muncul era baru, di mana kemakmuran, perdamaian, ketentraman dan tatanan masyarakat religius akan musnah.

Mpu Kanwa kemudian diperintahkan untuk menyusun sebuah serat yang berupa pengumuman dan pemberitahuan kepada seluruh anak negeri di bawah persemakmuran Majapahit, agar bersiap-siap mempertahankan kedaulatan negeri mereka masing-masing. Sesanti beliau berbunyi “ilang sirna kertaning bhumi” yang sekaligus candra sengkala (penanda tahun oleh para pujangga) sebagai 1400 tahun caka atau bertepatan dengan 1478 M. Mpu Kanwa memberi nama serat tersebut sebagai Serat Kandha yang dalam Bahasa Kawi berarti “Berita” atau “Kabar”.

Beberapa ahli sejarah menafsiri serat ini dikarenakan keruntuhan Majapahit, padahal ini merupakan penanda runtuhnya peradaban muslim dengan dimulainya kolonialisme. Sementara Kesultanan Majapahit disepakati berakhir tahun 1525, 47 tahun setelah serat ini ditulis dan disebarluaskan. Dan kepemimpinan muslim masih berlanjut oleh Kesultanan Cirebon, Kesultanan Demak, Kesultanan Pajang dan seterusnya.

Satu pemikiran pada “Ilang Sirna Kertaning Bhumi

  1. Informasi tentang kesultanan muslim nusantara sangat jarang diketahui orang. Ditunggu paparan lanjut mengenai sejarah yang sebenarnya, terutama berkait dengan kepalsuan cerita darmogandul. :)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s